Saturday, July 12, 2014

Kalahkan Brazil 3-0, Belanda Juara Tiga Piala Dunia 2014


Kalahkan Brazil 3-0, Belanda Juara Tiga Piala Dunia 2014
Sepak-bola-id.blogspot.com - Tim tuan rumah Brazil yang dijuluki seleccao, orang orang terpilih gagal mendapatkan pelipur lara kala harus mengakui kemenangan Belanda di perebutan juara tiga Piala Dunia 2014 pada Minggu, 14 Juli 2014. Brasil harus takluk sekali lagi di depan para pendukungnya dengan skor telak 0-3. Tiga gol Belanda masing-masing dicetak oleh Robin van Persie lewat titik putih, kemudian digandakan oleh Daley Blind, dan ditutup oleh Georginio Wijnaldum di akhir laga. Hasil ini sekaligus memastikan Belanda menjadi juara ketiga Piala Dunia 2014. 

Jalannya Pertandingan
Brasil yang menargetkan kemenangan justru harus kebobolan lewat gol cepat Belanda di menit ke-3. Meski kontroversial, Thiago Shilva menjatuhkan pergerakan Arjen Robben di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih meski pelanggaran yang dilakukan Silva terlihat di tepi luar kotak penalti. Robin van Persie yang menjadi algojo sukses melesakkan bola ke sisi kiri Julio Cesar. 0-1 untuk Belanda.

Tertinggal, Brasil mencoba balik menyerang. Kali ini Solari memasang Jo sebagai pengganti Fred di lini serang, dengan didukung Willian, Oscar, dan Ramires. Namun belum juga menghasilkan peluang berbahaya.

Memasuki menit ke-16, justru publik Brasil harus kembali terdiam karena untuk kedua kalinya gawang tim kesayangannya kebobolan. Kesalahan David Luiz membuang bola yang justru mengarah pada Blind. Tanpa menyiakan kesempatan, dengan sedikit kontrol Blind langsung menyikat bola yang menghujam keras ke gawang Brasil. 0-2 Brasil tertinggal.

Di babak kedua, Brasil yang sudah tertinggal 2 gol terus merespon dengan serangan baliknya bahkan hampir menguasai pertandingan. Beberapa peluang bagus didapatkan oleh Brazil melalui tendangan bebas, namun tidak ada satupun yang bisa diubah menjadi gol.

Menit 60, Brasil sempat menciptakan peluang berbahaya lewat Ramires. Akan tetapi peluang itu belum bisa membuahkan gol setelah tendangannya meleset dari sasaran. Disusul peluang dari David Luis melalui tendangan bebas di jarak idela dari gawang Belanda. Namun tendangan keras nan terukur dari David Luiz berhasil diredam oleh Cilessen.

Sial untuk Brasil saat laga menuju akhir. Tepatnya di menit 91, Belanda justru bisa menambah lagi keunggulannya setelah Wijnaldum berhasil menyelesaikan dengan sempurna umpan dari Janmaat. Skor 0-3 untuk kemenangan Belanda bertahan hingga bubar. Hasil ini sekaligus mengakhiri perjuangan di Piala Dunia 2014 ini dengan menjadi juara ketiga.

Robben Pemain Terbaik di Laga Brasil Vs Belanda
FIFA menobatkan Robben sebagai Man of The Match dalam pertandingan tersebut. Dalam situs resmi FIFA, Robben tercatat bermain selama 90 menit, melakukan 44 total passing dan satu tembakan ke gawang.

Ini bukanlah pertama kalinya Robben memberikan kontribusi besar bagi Belanda. Winger Bayern Munich ini tercatat telah tiga kali menjadi Man of the Match selama turnamen Piala Dunia 2014 ini.

Statistik:
Dengan pengusaan bola sedikit di bawah tuan rumah, Belanda tampil taktis dan menang 3-0 dari Brasil dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014 di Stadion Nasional Brasilia, 14 Juli 2014 Minggu dinihari WIB.

Berikut rangkuman statistik pertandingan Belanda kontra Brasil mengutip laman FIFA:
Perebutan Juara ke-3 Piala Dunia 2014 .. !
FT:

Brasilia 0-3 Netherland
  Goals:
03' [ 0-1 ] Van Persie (pen)
17' [ 0-2 ] Blind
91' [ 0-3 ] Wijnaldum


Total tembakan 11 : 8
Tembakan ke gawang 5 : 5
Tendangan sudut 4 : 1
Offside 1 : 2
Pelanggaran 16 : 20
Kartu kuning 3 : 2
Kartu merah 0 : 0
Penguasaan bola 57% : 43%.
Juara keempat, apa buat untuk Tim Samba. Brasil, terimalah nasibmu sebagai tuan rumah. ***

Live Streaming Final World Cup, Jerman vs Argentina | 14 Juli 2014

Live Streaming Final World Cup, Jerman vs Argentina | 14 Juli 2014
Jadwal dan Web Live Streaming Final Piala Dunia, Jerman vs Argentina | 14 Juli 2014

Sepak-bola-id.blogspot.com - Partai puncak FIFA World Cup 2014 mempertemukan dua tim favorit yaitu Germany vs Argentina. Final Piala Dunia 2014 Jerman vs Brasil sendiri dijadwalkan berlangsung pada hari Senin (14/7/2014) pukul 02.00 WIB dini hari, di Stadion Maracana, Rio de Janeiro.


Jerman melangkah ke final setelah menghancurkan tuan rumah Brazil dengan skor telak 1-7, sementara argentina menyingkirkan Belanda melalui adu pinalti dengan skor akhir 4-2.

Prediksi Jerman Vs Argentina oleh beberapa analis menjagokan Der Panzer bakal keluar sebagai juara. Duel final Piala Dunia 2014 antara Jerman dan Argentina untuk kali ketiga terjadi sepanjang sejarah. Setelah dua kutub raksasa sepakbola dunia itu bertemu di final Piala Dunia 1986 dan 1990, Jerman dan Argentina ditakdirkan kembali bertemu di partai pamungkas Piala Dunia 2014. Dalam penyelenggaraan Piala Dunia di Amerika Selatan sebelumnya, tak ada satu pun tim asal Eropa yang mampu juara. Namun Jerman siap melawan kutukan itu.

Tim-tim Benua Biru hanya bisa gigit jari dalam empat turnamen sebelumnya yang digelar di daratan Amerika Latin. Uruguay dua kali menjadi juara di daratan Amerika Selatan yakni ketika menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1930 dan 1950 di Brasil. Selanjutnya Brasil dinobatkan sebagai juara pada Piala Dunia 1962 yang digelar di Chile. Adapun Argentina mengukuhkan diri sebagai penguasa dunia ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia 1978.

Jadi partai puncak ini tentu sangat menarik dan sangat sayang kalo dilewatkan begitu saja karena merupakan final idaman, wakil eropa melawan wakil comebol. Tetu kita ingin menyaksikan pemain terbaik dunia seperti Lionel Messi dan Thomas Muller adu skill diatas lapangan

Buat yang pakai antena parabola dan diacak alternatifnya bisa nonton secara live streaming di internet secara cuma-cuma.



Update Daftar Web TV Streaming Piala Dunia 2014 Paling Lancar & Ngebut Terbaru

Seperti dketahui banyak masyarakat Indonesia yang kecewa karena tidak bisa menonton secara Live di TVONE dan ANTV. Mereka yang menggunakan Parabola atau pengguna antena UHF yang sinyalnya jelek tidak bisa menyaksikan karena siarannya diacak atau TV-nya semutan.


Oleh karena itu salah satu alternatifnya yaitu nonton secara online di internet dengan cara streaming gratis Banyak situs streaming namun kebanyakan lelet. 

Berikut salah satu web streaming favorit admin selama ini yaiu disini: http://intsport.net dan http://diresport.net


Selama ini streaming pake telkomsel lancar jaya, ngebut dan tidak buffering. Tambah mantap diakses pakai Google Crome. 


Kalo kamu punya koneksi lebih baik bisa streaming dengan kualitas lebih jernih seperti HD  selengkapnya disini: http://bolaonline-id.com/daftar-web-tv-streaming-piala-dunia-2014-paling-lancar-ngebut.html


Sekian update informasi kali ini seputar Live Streaming Partai Final Piala Dunia, Jerman vs Argentina | 14 Juli 2014 | Lancar Tidak Buffering. Semoga bermanfaat untuk anda semua. Salam sepakbola.

Friday, July 11, 2014

Data dan Fakta Menarik Jelang Final Piala Dunia 2014 Brazil

Sepak-bola-id.blogspot.com - Partai Final Piala Dunia edisi 2014 kali ini akhirnya mempertemukan jago Eropa Jerman yang akan ditantang jago zona CONMEBOL Argentina. 


Jerman lolos ke babak final dengan kemenangan yang fantastis, 7-1 atas tuan rumah Brasil. Miroslav Klose yang juga menyumbang satu gol memecahkan rekor baru, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia mengumpulkan 16 gol dari empat kali partisipasinya di turnamen terakbar ini sejak tahun 2002. Sebelumnya rekor tersebut di pegang oleh pemain bintang Brasil, Ronaldo Luiz Nazario de Lima yang membukukan 15 gol. 

Sementara Argentina lolos setelah sukses menundukkan Belanda melalui partai adu penalti dengan skor 4-2, setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.

Berikut adalah beberapa fakta yang melingkupi pertandingan Final yang akan dihelat di Maracana Stadium, Rio de Janeiro.

1. Final ini adalah ulangan final 24 tahun yang lalu dimana Argentina era Maradona harus menangis sedih setelah kalah dari Jerman lewat gol penalti Andreas Brehme yang waktu itu masih bernama Jerman Barat di partai Final.

2. Khusus untuk Argentina, ini adalah final pertama mereka setelah penantian panjang selama 24 tahun. Messi yang disebut-sebut sebagai ‘titisan’ Maradona akan mencicipi final piala dunia pertama sepanjang karir sepak bolanya.

3. Di sepanjang putaran final Piala Dunia 1990, Argentina maju ke final hanya bermodalkan dua kemenangan dan lima gol. Pun di Piala Dunia kali ini, Argentina sedikit lebih baik dengan modal lima kemenangan, namun dengan jumlah gol yang tidak jauh berbeda, 7 gol.

4. Jika di Argentina 1990 Maradona tidak mencetak satu gol pun, maka Messi sebagai penerusnya sukses mencetak 4 gol. Dan bisa dibilang ini adalah piala dunia tersuksesnya Lionel Messi setelah di Piala Dunia sebelumnya Messi seret gol.

5. Jika di piala dunia 1998, Brazil yang berhasil menyisihkan Belanda di semi final lewat adu penalti dengan skor 4-2, maka di 2014 kali ini Argentina juga sukses menyisihkan tim yang sama dengan skor sama dan memiliki kiper yang sama-sama sukses memblok 2 penalti lawan. Hanya saja Brazil di tahun itu dihempaskan tim Eropa Prancis 3 gol tanpa balas di partai final, bagaimana nasib Argentina di final tahun ini?

6. Jerman adalah tim tersukses di Piala Dunia dengan raihan delapan final sejauh ini dan tiga kali juara. Sementara Argentina berhasil meraih lima final dan sejauh ini dua kali juara.

7. Sepanjang perjalanan hingga ke partai Final, tim tango sudah mencetak tujuh gol dari lima kemenangan, itu  jumlah gol yang sama dengan yang dicetak tim Jerman di satu pertandingan semi final melawan Brazil.

8. Thomas Mueller dari Jerman membutuhkan tambahan dua gol untuk melewati raihan gol James Rodriguez dan merebut gelar top skorer, sementara Messi membutuhkan tambahan tiga gol lagi.

9. Prediksi Tepat Cortana Di Piala Dunia 2014. Kini publik sepakbola dikejutkan dengan kehadiran CORTANA yang merupakan fitur baru dalam Windows Phone 8.1 yang baru diperkenalkan April kemarin dan mampu memprediksi 100% hasil tepat pertandingan Piala Dunia 2014, termasuk terakhir kala memprediksi Brazil, Jerman, Argentina dan Belanda lolos ke semifinal Piala Dunia 2014. Cortana memprediksi Jerman vs Argentina akan bertemu di babak final Piala Dunia 2014. Dalam laga final Piala Dunia 2014 Brazil (14/07), Cortana pun memprediksi Jerman akan mampu mengalahkan Argentina. Jika prediksi ini benar maka Cortana telah mampu menjawab 100 persen dengan tepat setiap laga Piala Dunia yang ditanyakan kepada fitur baru dari Windows Phone 8.1 tersebut.
10. Adidas telah memamerkan bola resmi yang akan dipakai pada partai final Piala Dunia 2014. Bola yang dipakai tentu saja masih Brazuca. Namun laga final nanti akan memakai bola khusus yang mencantumkan dua tim yang bertanding, tanggal pertandingan serta venue-nya.Tulisan di kulit bola itu dicetak menggunakan teknologi laser di Brasil. Seperti bola resmi Liga Champions, nama lengkap bola kali ini ditambahi Official match Ball (OMB) Finale. Menariknya, pertandingan final nanti merupakan pertama kalinya sejak 1990 dua tim Adidas mencapai partai puncak. Karenanya, Adidas juga menyelipkan dua ikon kedua tim; Thomas Muller dan Lionel Messi.
Sumber: Olahraga.kompasiana.com

Sekian update informasi kali ini Salam Sepakbola!!

Thursday, July 10, 2014

Prediksi Skor Jerman vs Argentina, Final Piala Dunia | 14 Juli 2014 WIB


Prediksi Skor Jerman vs Argentina, Final Piala Dunia | 14 Juli 2014 WIB
Sepak-bola-id.blogspot.com - Hajatan besar FIFA World Cup 2014 saat ini sudah memasuki partai final yang kan mempertemukan tim kuat Eropa, Jerman melawan tim kuat Amerika Latin, Argentina untuk merebutkan titel juara di ajang turnamen sepak bola kasta tertinggi sejagad.


Laga Final World Cup 2014 Germany Vs Argentina akan digelar pada pada hari Senin, 14 Juli 2014 Pukul 02.00 WIB di Stadion Maracanã, Rio de Janeiro Live TVONE dan ANTV.

Jerman sebagai team berjulukan team Panser mampu meraih sukses mendapatkan tiket ke Final Piala Dunia setelah meluluh lantakkan tuan rumah Brasil di babak semifinal dengan skor sangat telak 7-1! Team panser Jerman sudah pernah merasakan juara Piala Dunia 3 kali pada tahun 1954,1974,1990 di tahun 2014 ini dengan materi pemain terbaikknya dan ketajaman lini depan hingga saat ini Jerman sudah mampu membobol gawang lawan 17 gol dan akan menunjukkan ketajaman lini depan untuk membobol gawang Argentina demi merebut gelar juaranya untuk ke empat kalinya di sepak bola kasta tertinggi di Prediksi Jitu Final Piala Dunia Brasil 2014.

Sementara Tim Tango Argentina sukses meraih tiket ke babak Final Piala Dunia Brasil setelah bersusah payah menundukkan Belanda di laga semifinal melalui adu penalti. Kiper Romero menjadi pahlawan setelah berhasil memblok dua tendangan pinalti pemain Belanda. Team tango Argentina yang sudah merasakan gelar juara Piala Dunia 2 kali pada tahun 1978, 1986 kini di tahun 2014 dengan materi pemain terbaik seperti Lionel Messi siap merebut masa kejayaannya kembali.
Data dan Fakta:
Prestasi Jerman di Piala Dunia:
18 tampil, Juara 3 kali (1954, 1974, 1990), empat kali runner-up (1966, 1982, 1986, 2002), juara ketiga (1934, 1970, 2006, 2010).

Prestasi Argentina di Piala Dunia:
16 penampilan, Juara 2 kali (1978, 1986), dua kali runner-up (1930, 1990).

Pelatih:
Jerman: Joachim Loew
Argentina: Alejandro Sabella

Statistik:
Jerman: Melakukan 64 tendangan mengarah ke gawang, 17 gol (14 open play, tiga piece set), 71 pelanggaran yang dilakukan, 4 kartu kuning, kartu merah 0.
Argentina: Melakukan 61 tendangan mengarah ke gawang, 8 gol (7 open play, one piece set), 64 pelanggaran yang dilakukan, 6 kartu kuning, kartu merah 0.

Head To Head Jerman Vs Argentina
03/07/2010 Argentina (0-4) Germany
30/06/2006 Germany (1-1 (4-2)) Argentina
21/06/2005 Germany (2-2) Argentina
08/07/1990 Jerman Barat (1-0) Argentina
29/06/1986 Argentina (3-2) Jerman Barat
16/07/1966 Argentina (0-0) Jerman Barat
08/06/1958 Jerman Barat (3-1) Argentina


Enam Pertandingan Terakhir Jerman
09 Jul 2014 Brazil 1 – 7 Jerman (Piala Dunia 2014)
05 Jul 2014 Jerman 1 – 0 Perancis (Piala Dunia 2014)
01 Jul 2014 Jerman 2 – 1 Aljazair (Piala Dunia 2014)
26 Jun 2014 Amerika Serikat 0 – 1 Jerman (Piala Dunia 2014)
22 Jun 2014 Jerman 2 – 2 Ghana               (Piala Dunia 2014)
16 Jun 2014 Jerman 4 – 0 Portugal (Piala Dunia 2014)


Enam Pertandingan terakhir Argentina:
10 Juli 2014 Argentina 0 – 0 Belanda (Piala Dunia 2014)
5 Juli 2014 Argentina 1 – 0 Belgia (Piala Dunia 2014)
1 Juli 2014 Argentina 1 AET 0 Swiss (Piala Dunia 2014)
25 Juni 2014 Nigeria 2 – 3 Argentina (Piala Dunia 2014)
21 Juni 2014 Argentina 1 – 0 Iran (Piala Dunia 2014)
16 Juni 2014  Argentina 2 – 1 Bosnia (Piala Dunia 2014)


Starting Line Up Pemain:Jerman : M. Neuer, J. Boateng,,P. Lahm M. Hummels, B. Hƶwedes, S. Khedira, Schweinsteiger, T. Müller, T. Kroos, M. Ɩzil, M. Klose
Argentina (4-3-3): S. Romero, Zabaleta, Demichelis, E. Garay, M. Rojo, L. Biglia, Mascherano, E. PƩrez; G. Higuaƭn, L. Messi, E. Lavezzi.

Pemain yang harus diwaspadai:
Jerman: Thomas Mueller. Pemain Jerman ini sudah mencetak lima gol dan hanya kurang satu gol lagi untuk menjadi top skorer Piala Dunia 2014 (top skor dipegang James Rodriguez 6 gol).

Meski bukan berposisi sebagai striker, pemain ini sangat tajam di dalam kotak penalti dan efektif dalam menyelesaikan peluang yang ada. Selain itu, Mueller juga seorang pemain yang tidak kenal lelah dalam menyusuri lapangan.

Selama pertandingan Piala Dunia 2014, Mueller sudah berlari sejauh 68,8 kilometer, jadi tidak salah jika pemain yang mengawal dirinya selalu keteteran staminanya.

Akankah Mueller kembali mencetak gol dan menjadi orang pertama yang mempertahankan gelar top skor Piala Dunia (Piala Dunia 2010 top skor dengan 5 gol bersama Diego Forlan dan Wesley Sneijder).

Argentina: Lionel Messi. Jangan pernah meragukan kemampuan pemain yang satu ini. Hadir di Piala Dunia dengan kondisi rentan cedera dan sering muntah, Messi meledak dan menunjukkan kehebatannya dengan mencetak 4 gol.

Selain mencetak gol, pergerakan pemain ini di Piala Dunia 2014 lebih efektif baik dalam membuka ruang maupun menciptakan peluang untuk rekan-rekan lainnya. Terakhir, La Messiah memberikan assist untuk Angel Di Maria guna mencetak gol ke gawang Swiss di babak perdelapan final. Akankah Messi mengangkat tropi Piala Dunia 2014 sekaligus menyamai torehan prestasi Diego Maradona? Patut dinantikan!
Ini adalah FINAL ulangan tahun 1990 yang berlangsung di ITALIA. Pada saat itu, Jerman menang tipis 1 - 0 atas Argentina. Berikut Perjalanan Jerman dan Argentina menuju FINAL Piala Dunia 2014:
Perjalanan Jerman dan Argentina menuju FINAL Piala Dunia 2014
Jerman: Penyisihan grup Vs Portugal 4-0, Vs Ghana 2-2, Vs Amerika Serikat 1-0; Perdelapan final Vs Aljazair 2-1, Perempat final Vs Perancis 1-0, Semifinal Vs Brasil 7-1.

Argentina: Penyisihan grup Vs Bosnia 2-1, Vs Iran 1-0, Vs Nigeria 3-2; Perdelapan final Vs Swiss 1-0, Perempat final Vs Belgia 1-0, Semifinal Vs Belanda 0-0 (adu penalti 4-2).

Bursa Pasar Taruhan Bola: (JERMAN [ 0  :  1/4 ] ARGENTINA )
Prediksi Skor by Admin: Jerman 3-1 Argentina
Admin memprediksikan pertemuan antara Germany Vs Argentina akan berjalan sangat sengit pengusaan bola akan berimbang 50-50 dengan hasil akhir Jerman meraih kemenangan dengan skor 3-1.

Wednesday, July 9, 2014

Prediksi Brasil vs Belanda, Juara Tiga Piala Dunia | 13 Juli 2014


Prediksi Brasil vs Belanda, Juara 3 Piala Dunia | 13 Juli 2014

Jadwal Preview, Prediksi Brasil vs Belanda Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2014
Sepak-bola-id.blogspot.com - Laga perebutan juara tiga FIFA World Cup 2014 antara Brasil vs Netherland akan digelar hari Minggu, 13 Juli 2014 Pukul 03:00 WIB di Estadio Nacional, BrasĆ­lia Live ANTV dan TVONE.


Dua tim kuat Brasil dan Belanda sama-sama gagal melaju ke babak final usai dikalahkan lawan-lawannya di babak semifinal. Brasil sebagai tuan rumah gagal melaju ke partai final usai dipaksa menyerah dengan skor telak 1-7 oleh tim Panser Jerman, sedangkan Belanda harus menyerah setelah menjalani pertandingan alot melalui drama adu pinalti saat bertemu Argentina di babak semifinal.

Brasil dan Belanda sudah sering bertemu di laga uji coba maupun di pertandingan resmi FIFA seperti Piala Dunia dan Piala Konfederasi. Catatan lima pertemuan terakhir kedua tim sama-sama meraih 1 kemenangan dan tiga kali imbang. Begitu juga dengan 11 total pertemuan kedua tim, Brasil dan Belanda sama-samameraih tiga kemenangan dan lima kali imbang.

Kegagalan Brasil melangkah ke partai puncak sangat disesali seluruh warga Brasil. Terlebih kapten timnas, Thiago Silva yang tidak dapat tampil di partai semifinal. Silva juga menyatakan akan membawa Brasil tampil lebih baik pada pertandingan perebutan tempat ketiga nanti.

Sementara itu, Belanda juga mengaku optimis untuk membawa pulang gelar juara ketiga sebagai obat kekecewaan mereka gagal melaju ke babak final. Namun, lawan mereka di laga perebutan tempat ketiga tidak kalah berat dibanding Argentina.

Walau harus melawan Brasil yang akan didukung penuh oleh fansnya, The Oranye tidak gentar dan berjanji untuk menambah derita Brasil dengan mengalahkannya di laga pamungkas nanti.

Namun sebagai tuan rumah tentu Brasil akan lebih diunggulkan pada laga ini. Brasil merupakan negara dengan pemegang gelar juara dunia terbanyak saat ini, sedangkan Belanda belum sekalipun mampu meraih gelar juara dunia. Selain itu, dukungan penuh tuan rumah juga akan menjadi keunggulan Brasil pada laga nanti.

Head To Head Brasil vs Belanda :
  • 04 Jun 2011 Brasil 0 – 0 Belanda (PUC)
  • 02 Jul 2010 Belanda 2 – 1 Brasil (PPD)
  • 09 Okt 1999 Belanda 2 – 2 Brasil (PUC)
  • 08 Jun 1999 Brasil 3 – 1 Belanda (PUC)
  • 05 Jun 1999 Brasil 2 – 2 Belanda (PUC)
Lima Pertandingan Terakhir Brasil :
  1. 09 Jul 2014 Brasil 1 – 7 Jerman (PPD)
  2. 05 Jul 2014 Brasil 2 – 1 Kolombia (PPD)
  3. 28 Jun 2014 Brasil 1 – 1 Cili (PPD)
  4. 23 Jun 2014 Kamerun 1 – 4 Brasil (PPD)
  5. 18 Jun 2014 Brasil 0 – 0 Meksiko (PPD)
Lima Pertandingan Terakhir Belanda :
  1. 10 Jul 2014 Belanda 2 – 4 Argentina (PPD)
  2. 06 Jul 2014 Belanda 0 – 0 Kosta Rika (PPD)
  3. 29 Jun 2014 Belanda 2 – 1 Meksiko (PPD)
  4. 23 Jun 2014 Belanda 2 – 0 Cili (PPD)
  5. 18 Jun 2014 Australia 2 – 3 Belanda (PPD)
Prediksi susunan pemain Brasil vs Belanda:

Brasil: Brasil: Julio Cesar; Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, Marcelo, Luis Gustavo, Paulinho, Neymar, Oscar, Ramires, Fred.

Belanda: Cillessen, Vlaar, de Vrij, Martins Indi, Blind, Janmaat, de Jong, Sneijder, De Guzman, van Persie, Robben.

HANDICAP: 0: 1/4
PREDIKSI SKOR by admin: Brasil 1 - 2 Belanda.

Monday, July 7, 2014

Para Pemain Pengganti (Supersubs) Terbaik FIFA World Cup 2014


Para Pemain Pengganti (Supersubs) Terbaik FIFA World Cup 2014

Sepak-bola-id.blogspot.com - Sebagai pemain bola profesional, duduk di bangku cadangan tentunya sedikit membuat muka cemberut dan semrawut. Apalagi berada di turnamen besar seperti FIFA World Cup 2014 di Brasil. 


Tapi tidak selamanya para pemain pengganti yang awalnya duduk di bangku cadangan karena strategi sang pelatih ini menjadi penghias lapangan. Salah satunya kemudian menciptakan gol untuk timnya dan bahkan menjadi penentu kemenangan. setelah masuk sebagai pemain pengganti. Dengan hasil yang ditorehkan para pemain cadangan ini, sekarang lebih dikenal dengan Supersubs (super subtitution), yang mengandung artian pemain pengganti yang mencetak gol.

Peran pemain cadangan pada Piala Dunia 2014 tak dapat dianggap remeh. Mereka bahkan sering menyelamatkan timnya dari kekalahan atau bahkan menjadi kunci kemenangan bagi timnya masing-masing. Di putaran turnamen Piala Dunia 2014 di Brasil kali ini banyak bermunculan para supersubs yang bisa hadir sebagai pemain pengganti dan bisa mencetak gol untuk timnya. 

Hingga babak perdelapan final, sudah tercipta 29 gol yang dicetak pemain cadangan. Jumlah ini lebih banyak dari total gol pemain cadangan pada Piala Dunia 2006. Saat itu, para pemain pengganti itu mencetak 23 gol.
 
Siapa sajakah mereka?

#bonus update: 
 
#Tim Krul - Belanda
Belanda vs Kostarika
Sebenarnya bukanlah supersubs, melainkan best subs (pemain pengganti terbaik). Tampil menggantikan Jasper Cillessen di menit 120+1', Tim Krul menjadi penghadang utama para algojo penalti dari tim lawan Kostarika. Memblok dua tendangan penalti dari Bryan Ruiz dan Michael UmaƱa, membantu langkah Belanda menuju semifinal Piala Dunia 2014.

1. Romelu Lukaku - Belgia:
Belgia vs Amerika Serikat.
Masuk menggantikan D.Origi pada menit 91 babak pertama tambahan waktu, Romelu Lukaku mencetak gol kedua pada menit 105. Walau Amerika Serikat mampu mencetak satu gol, hal ini tidak membuat Belgia tersingkir karena hasil akhir 2-1 untuk kemenangan Belgia.

2. Andre Schurrle - Jerman:
Jerman vs Aljazair.
Andre Schurrle menggantikan Mario Gotze di babak kedua waktu nomal pada menit 46. Setelah babak normal skor tetap kacamata, Andre Schurrle membuat kejutan dengan mencetak gol pada menit 92 babak pertama extra time. Hasil skor 2-1 atas Aljazair membawa langkah Jerman ke babak selanjutnya

3. Silvestre Varela - Portugal:
Amerika Serikat vs Portugal.
Silvestre Varela masuk pada menit ke 69 menggantikan Raul Meireles, dan menjadi penyelamat Portugal dari kekalahan. Mencetak gol pada masa injury time babak terakhir, sundulan Silvestre Varela mampu merobek gawang Amerika Serikat, sehingga skor imbang 2-2.

4. Haris Seferovic - Swiss:
Swiss vs Ekuador.
Gol telat masa injury time babak kedua dari Haris Seferovic membawa kemenangan Swiss 2-1 saat melawan Ekuador pada babak penyisihan grup. Haris Seferovic masuk dari bangku cadangan sebagai pengganti J.Drmic pada menit 75.

5. Leroy Fer - Belanda:
Belanda vs Chili
Hanya butuh waktu 2 menit bagi Leroy Fer untuk membuktikan ketajamannya setelah masuk menggantikan Wesley Sneijder pada menit ke 75. Gol pemain Norwich City ini menjadi pembuka gol kemenangan Belanda atas Chili dengan skor akhir 2-0.

6. Jamez Rodriguez - Kolombia:
Jepang vs Kolombia
James Rodriguez masuk pada awal babak kedua menggantikan J.Quintero, mencetak gol pada menit ke 89. Membuat Jepang terbungkam dengan skor 1-4 untuk kemenangan Kolombia.

7. Klaas-Jan Huntelaar - Belanda:
Belanda vs Meksiko
Pengantar kemenangan Belanda atas Meksiko, sekaligus lolos ke babak perempat final, setelah eksekusi tendangan penalti Klaas-Jan Huntelaar pada masa injury time. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Belanda hingga pertandingan berakhir. Klaas-Jan Huntelaar masuk menggantikan Robin van Persie pada menit ke 76.

8. Marcos Urena - Kostarika:
Uruguay vs Kostarika
Derita kekalahan Uruguay saat bertemu Kostarika dilengkapi gol terakhir dari Marcos Urena pada menit ke 84. Pemain ini hanya membutuhkan waktu semenit untuk mencetak gol setelah masuk menggantikan B.Ruiz.

9. Wilfried Bony - Pantai Gading:
Yunani vs Pantai Gading
Masuk menggantikan C.Tiote pada menit 61, Wilfried Bony membantu menyamakan kedudukan skor 1-1 pada menit ke 74. Namun gol ini dibalas oleh Yunani pada menit terakhir oleh G.Samaras, yang membuat kemenangan untuk Yunani.

10. Miroslav Klose - Jerman:
Jerman vs Ghana
Gol menit 71 dari Miroslav Klose membawa Jerman menyamakan skor imbang 2-2 kala berhadapan dengan Ghana. Klose masuk sebagai pengganti Mario Gotze pada menit ke 69, dan cuma butuh 2 menit pemain veteran ini mencetakkan namanya pada papan skor

Tambahan Daftar Supersubs Piala Dunia 2014

11. Memphis Depay - Belanda:
Belanda vs Chili
Mengikuti jejak Leroy Fer yang mencetak gol dari bangku cadangan saat melawan Chili, Memphis Depay juga menunjukkan tajinya. Masuk menggantikan J.Lens menit 69', Depay menambah keunggulan Belanda 2-0 pada menit injury time babak kedua.

12. Fernandinho - Brasil:
Kamerun vs Brasil
Fernandinho masuk menggantikan Paulinho di menit awal babak kedua. Tampil bagus sesuai perintah pelatih, dan akhirnya menutup kemenangan 0-4 dengan golnya di menit 84'.

13. Andreas Samaris - Yunani:
Yunani vs Pantai Gading
P. Kone mengalami cidera pada menit ke 12' dan pelatih Yunani memasukkan Andreas Samaris untuk menggantikannya. Pilihan pelatihnya pun membuat Samaris membayar kepercayaan dengan mencetak gol pertama pada menit ke 42' dan akhirnya Yunani dengan skor 2-0 mengalahkan tim penuh bintang dari Afrika, Pantai Gading.

14. Dries Mertens - Belgia:
Belgia vs Aljazair
Dries Mertens menjadi pahlawan pasukan Belgia saat menaklukkan Aljazair dengan skor 2-1. Mencetak gol pada menit 80', Dries Mertens membawa Belgia meraih kemenangan. Masuk menggantikan N.Cadli pada awal babak kedua, dan bermain baik pada babak kedua.

15. Juan Mata - Spanyol:
Australia vs Spanyol
Walau hasil pertandingan ini tidak berpengaruh pada langkah di Piala Dunia, tetapi masih mempunyai kelas sendiri untuk tidak pulang tanpa poin bagi Spanyol. Juan Mata menggantikan pencetak gol pertama David Villa pada menit ke 57', dan membuktikan kemampuannya mencetak gol ketiga pada menit ke 82', yang membawa Spanyol menang 0-3 atas Australia.

Mana menurutmu yang pantas mendapat gelar Supersub Terbaik Sejauh ini?

Sunday, July 6, 2014

Semi Final FIFA World Cup 2014: UEFA vs CONMEBOL


Sepak-bola-id.blogspot.com - Babak Semi final Piala Dunia 2014 Brasil akhirnya hanya melibatkan 2 konfederasi, UEFA dan CONMEBOL. Keduanya diwakili oleh 2 tim terbaiknya, UEFA: Jerman dan Belanda; CONMEBOL : Brasil dan Argentina.


Terakhir kali 4 tim terbaik di Piala Dunia ditempati oleh 2 wakil UEFA dan CONMEBOL, terjadi pada Piala Dunia 1978. Pada saat itu UEFA diwakili Italia dan Belanda, sementara CONMEBOL diwakili Argentina dan Brasil.  Pada pertandingan semi final nanti para wakil dari Eropa akan menantang wakil dari Amerika Latin: Jerman akan menantang Brasil, sementara Belanda akan berusaha menghadang laju Argentina. Dengan Piala Dunia kali ini diselenggarakan di wilayah CONMEBOL, harapan untuk mewujudkan All-South Americans Final tentunya sangat besar apalagi dalam sejarah Piala Dunia hal itu terakhir kali terjadi pada final Piala Dunia 1930, namun sepertinya ada faktor tertentu yang akan menghalangi hal tersebut.

Faktor pertama berasal dari tuan rumah Brasil. Sebagai tuan rumah, Brasil memang lebih diunggulkan dibandingkan Jerman, namun ‘hilangnya’ 2 pemain andalan mereka Neymar (cedera) dan Thiago Silva karena akumulasi kartu bisa menjadi masalah bagi Brasil. Kehilangan Neymar karena cedera pada perempat final melawan Kolombia, menjadi ‘pukulan’ bagi Canarinho Brasil yang permainannya berfokus kepada Neymar, apalagi ditambah dengan akumulasi kartu yang diterima oleh Thiago Silva. Berdasarkan rekor pertemuan, Brasil memang lebih unggul dibandingkan Jerman dengan meraih 12 kali kemenangan dari 21 kali saling bertemu, dan hanya kalah 4 kali dari Jerman, namun data dari statistik FIFA dapat menjadi potensi yang tidak menguntungkan.

Berdasarkan data dari statistik FIFA, Brasil memang lebih unggul dari Jerman dalam jumlah serangan dan percobaan tendangan, namun untuk prosentase tendangan on target Jerman lebih bagus dibandingkan Brasil. Hal ini ditambah dengan prosentase passing yang berhasil, dan jumlah recovered balls dimana Brasil kalah dari Jerman serta kehilangan 2 pemain: Neymar dan Thiago Silva; membuat Brasil berpotensi menerima kekalahan dari Jerman. Bagaimana dengan wakil CONMEBOL lainnya?

Argentina yang harus berhadapan dengan Belanda, memiliki rekor pertemuan yang kurang baik terhadap lawannya. Argentina hanya menang 1 kali dari 8 kali pertemuan dan ‘menelan’ 4 kali kekalahan. Satu-satunya kemenangan Argentina atas Belanda terjadi 36 tahun, pada final Piala Dunia 1978. Pertemuan terakhir kedua tim, terjadi delapan tahun yang lalu di babak penyisihan grup Piala Dunia dan berakhir imbang.

Sementara itu berdasarkan data statistik FIFA, Belanda jauh lebih unggul dari Argentina dalam hal prosentase tendangan on target. Belanda juga menjadi tim paling produktif di Piala Dunia 2014, dengan 12 gol lebih banyak dibandingkan Argentina yang hanya mencetak 8 gol. Jadi, dengan kondisi tersebut, apakah peluang terjadinya All-South American Finals menjadi tidak mungkin? Tentu saja tidak.

Brasil memang secara statistik kalah terhadap lawannya Jerman, ditambah dengan hilangnya Neymar yang merupakan pemain kunci bagi tim, namun mereka masih mempunyai Scolari. Scolari sebagai pelatih yang sarat akan pengalaman dan pernah mengantarkan Brasil menjadi juara dunia, akan sangat diharapkan dapat meracik strategi yang jitu menghadapi Jerman. Bagaimana dengan Argentina? Argentina memang kalah dalam rekor pertemuan, namun harus dicatat seluruh kemenangan Belanda atas Argentina terjadi saat pertandingan digelar di benua Eropa. Di Benua Amerika, kemenangan Belanda atas Chili pada penyisihan grup menjadi satu-satunya kemenangan atas wakil CONMEBOL ketika bertanding di benua Amerika. Jadi apakah di final nanti akan terwujud All-South American Final atau justru kembali terjadi All Europeans Final? kita saksikan saja keseruan dari semi final Piala Dunia ini.

Berikut jadwal semifinal Piala Dunia 2014
Rabu 9/7/2014 Brazil vs Jerman Pukul 03.00 dini hari Estadio Miniero
Kamis 10/7 2014 Belanda vs Argentina Pukul 03.00 dini hari Estadio Sao Paulo